RTH Depan Stadion PPU Dihijaukan dengan 1.740 Tanaman

RTH Depan Stadion PPU Dihijaukan dengan 1.740 Tanaman

Oleh Rd • 14 September 2026

Bagikan Artikel Ini

ADVERTORIAL Diskominfo PPU

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat penghijauan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) depan Stadion Panglima Sentik. Sekitar 1.740 tanaman telah ditanam di kawasan tersebut dengan jenis tanaman peneduh, perindang hingga tanaman penghias.

 

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Dinas Perkim PPU, Khairil Achmad, mengatakan penanaman dilakukan untuk membentuk kawasan RTH yang semakin hijau dan rindang seiring pertumbuhan tanaman. Sejumlah bibit juga mendapat dukungan dari Persemaian Mentawir.

 

“Tanaman yang sudah kami tanam totalnya kurang lebih ada 1.740 tanaman, baik peneduh, pereduh maupun penghias,” ujarnya, Senin (14/9/2026).

 

Ia menyebut jenis tanaman yang ditanam cukup beragam, di antaranya Tabebuya ungu, ketapang kencana, pucuk merah dan pohon bule. Beberapa tanaman tersebut juga telah mulai menunjukkan pertumbuhan di kawasan RTH.

 

“Untuk Tabebuya ungu, ketapang kencana, terus juga ada pucuk merah, pohon bule. Bibit itu sudah mulai lumayan, sudah mulai tinggi 70 sentimeter untuk pohon bule,” ujarnya.

 

Menurutnya, hasil penghijauan tidak dapat langsung terlihat maksimal karena tanaman membutuhkan waktu untuk tumbuh. Pemerintah memperkirakan perubahan visual kawasan akan lebih terlihat setelah tanaman berkembang selama satu hingga dua tahun.

 

“Kalau kita membangun RTH dari awal memang belum terlalu terlihat, nanti terlihat ketika sudah setahun atau dua tahun, terlihat hijau dan rindang,” jelasnya.

 

Ia juga mengungkapkan adanya tanaman hias yang hilang sebelum pagar kawasan dibuka. Salah satu tanaman yang hilang berada di sekitar area RTH dekat landmark Gerbang Nusantara.

 

“Kemarin kita agak menyayangkan. Kami khawatir waktu membuka pagar itu. Ternyata benar, waktu belum kami buka ini banyak kejadian kehilangan bunga,” tuturnya.

 

Ia menyebut tanaman yang hilang antara lain bunga bugenvil atau kembang kertas yang sebelumnya ditanam di beberapa titik. Pihaknya berharap tanaman yang telah ditanam dapat dijaga bersama oleh masyarakat.

 

“Bunga bugenvil, bunga kembang kertas itu banyak puluhan kami kehilangan, termasuk salah satunya yang ditanam di RTH depan stadion dekat landmark Gerbang Nusantara itu ada, kami tanam, hilang,” ungkapnya.

 

Meski demikian, Khairil berharap kejadian tersebut tidak kembali terjadi setelah kawasan mulai terbuka untuk masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga tanaman yang ada di RTH.

 

“Mudah-mudahan oknum ini sadar, siapa tahu mereka mau kembalikan. Nanti kita kasih reward,” pungkasnya. (Adv)

👁️ 301 kali dibaca

Tinggalkan Komentar