PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan penghargaan bagi kafilah asal daerah tersebut yang berhasil berprestasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Prestasi kafilah PPU turut menjadi bagian dari kontribusi Kalimantan Timur yang meraih juara umum pada ajang tersebut.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah PPU, Hendro Susilo menyebut kafilah asal PPU yang mengikuti MTQ Nasional sebelumnya telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara bertahap, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi.
“Yang mendapat juara satu ada tiga, kemudian juara tiga ada satu orang. Kita patut bangga, mengapresiasi dan berterima kasih atas perjuangan mereka semua,” ujarnya, Senin (21/9/2026).
Atas capaian tersebut, Pemkab PPU akan mengusulkan pemberian penghargaan atau bonus kepada peserta yang berprestasi. Namun, besaran penghargaan tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama pimpinan karena akan disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah.
“Kita akan usulkan di anggaran murni. Untuk nilainya masih kami komunikasi dengan pimpinan karena situasi anggaran kita tahu semua. Jangan sampai saya menyampaikan nilainya ternyata tidak sesuai dengan arahan pimpinan,” ujarnya.
Selain rencana pemberian bonus, Pemkab PPU juga memberikan dukungan dalam bentuk pendidikan sesuai dengan cabang yang diikuti peserta. Salah satunya peserta cabang kaligrafi yang diberikan kesempatan mengikuti pendidikan di lembaga kaligrafi di Sukabumi dengan biaya ditanggung pemerintah daerah.
“Kalau beasiswa khusus ini kita lebih pada cabang yang dia ikuti. Contoh yang dia ikuti cabang kaligrafi, kita mengapresiasi dengan mengirim sekitar tiga peserta kafilah yang kemarin berprestasi untuk mengikuti pendidikan di Sukabumi, di lembaga pendidikan kaligrafi dengan biaya yang ditanggung pemerintah daerah,” jelasnya.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab PPU mempertahankan pembinaan sekaligus menyiapkan regenerasi kafilah untuk menghadapi ajang MTQ pada tahun-tahun berikutnya.
“Artinya kita sudah punya bibit-bibit yang kita persiapkan lagi di tahun yang akan datang,” pungkasnya. (Adv)